Tanaman Kamu Cepat Layu? Simak 7 Tips Merawat Tanaman Berikut.
29 April 2018
#Tips

 

Bagi kamu yang mengidamkan suasana asri di pekarangan rumah, hobi berkebun dan aktivitas serta cara merawat tanaman bisa menjadi hobi yang paling asyik untuk dijalani. Mulai dari pembelian bibit hingga merawat tanaman. Banyak sekali DIY atau tips-tips berkebun yang indah untuk pekarangan rumahmu. 

Tapi kenyataannya, merawat tanaman tidak semudah yang kamu bayangkan. Adakalanya tanaman yang tumbuh tidak sempurna bahkan layu. Jangan sampai rasa frustasi, sedih dan putus asa datang dan membuatmu meninggalkan hobi ini. Lantas, bagaimana cara merawat tanaman agar tidak cepat layu?

 

1. Perhatikan Penyiraman

Terkadang kesibukan sehari-hari membuat kamu lupa untuk menyiram tanaman. Tanaman yang terlalu sedikit diberi air akan menyebabkan tanaman kekeringan dan mati. Sebaliknya, jika terlalu banyak malah akan menimbulkan pembusukan pada akar. Idealnya tumbuhan disiram dua kali sehari setiap pagi dan sore. Ingat, setiap tanaman mempunyai kadar air yang berbeda-beda, lho.

 

2. Perhatikan Suhu dan Kelembapan

Memilih tanaman harus dimulai dari pemilihan jenis tanaman yang hanya sesuai dengan iklim dan suhu di lingkungan kamu. Hindari memilih tanaman yang tidak sesuai dengan suhu dikotamu. Misalkan, kamu memilih tanaman yang tumbuh subur di kawasan dingin sedangkan kamu tinggal di daerah perkotaan yang memiliki suhu panas maka tanamanmu tidak akan tumbuh dengan baik.

 

3. Cukup Sinar Matahari

Seperti yang kita ketahui, oksigen berperan aktif dalam proses fotosintesa. Bahkan tanaman indoor pun butuh sinar matahari langsung walaupun sesekali saja. Tanaman juga bisa jadi layu akibat terhalang tanaman lain karena kurangnya paparan sinar matahari. Untuk jenis kebun dan sayur dibutuhkan waktu 6 jam sinar matahari secara langsung. Sedangkan tanaman biasa cukup 3 – 4 jam seharinya.

 

4. Gunakan Pupuk Organik

Banyak ahli kebun yang menyarankan untuk menggukan pupuk kompos, sisa kotoran hewan, hingga pupuk daur ulang untuk merawat tanaman. Alasannya karena harganya yang murah, mudah dibuat sendiri, juga mengandung unsur mikro yang lebih lengkap dibanding pupuk anorganik. Sehingga tanaman dapat tumbuh dengan subur dan tidak mudah layu.

 

5. Tanaman Juga Butuh Nutrisi

Ada 6 nutrisi penting yang harus diperhatikan dalam merawat tanaman, yaitu potassium, magnesium, sulfur, nitrogen, fosfor dan kalsium. Umumnya nutrisi ini sudah ada secara alami di dalam tanah. Dan alasan inilah mengapa kamu diwajibkan untuk mengganti tanah secara berkala sebagai cara merawat tanaman yang efektif.

 

6. Perhatikan Kebersihan Sekeliling Tanaman

Cara paling mudah untuk merawat tanaman adalah dengan menjaga kebersihan di sekeliling tanaman seperti tumpukan sampah terutama sampah plastik. Dan jangan lupa juga untuk memindahkan tanaman yang sudah layu ke dalam pot baru yang lebih besar sehingga akarnya dapat tumbuh dan bertahan.

 

7. Antisipasi Penyakit dan Hama Tanaman

Organisme penyebab penyakit tanaman berukuran sangat kecil (mikro), sehingga sulit dideteksi oleh para petani awam dan hanya bisa dikenali dari dampak serangannya. Menghindari hama dan penyakit tanaman merupakan cara merawat tanaman yang gampang-gampang susah. Oleh karena itu, pemahaman tentang faktor lingkungan penyebab berkembangnya organisme penyebab penyakit,ciri-ciri gejala serangan jenis-jenis penyakit sangatlah diperlukan.

 

Hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan membersihkan tanaman secara berkala dari hama, menjaga kulitas tanah, mengganti rotasi tanaman, dan rutin membersihkan rumput liar dan ilalang. Nah, jika kamu masih bingung dan tidak sempat untuk merawat tanaman kamu, panggil Tukang.com aja! Dijamin tanaman kamu akan beres!