Macam - macam Jenis Material Genteng Rumah
03 May 2019
#Tips

Desain rumah saat ini berbagai macam modelnya ada yang tetap menyukai gaya tropis, modern atau banyak juga sekarang yang ke arah model desain rumah yang ke barat-baratan. Buat kamu yang sedang tahap mendesain rumah, tips tukang akan berikan sedikit informasi material penutup genteng agar nantinya bisa disesuaikan dengan gaya rumah pilihanmu.

Macam - macam material penutup atap rumah / genteng :

1. Genteng Tanah Liat

Genteng dari tanah liat ini biasanya dibuat secara tradisional, dengan tahapan dicetak dan dibakar di tungku tradisional. Karena masih dengan cara tradisional jadi hanya memiliki kekuatan, kepresisian dan kerapihan yang cukup. Untuk ukuran biasanya tersedia 2 ukuran 24 bh/m2 dan 19 bh/m2. Untuk bentuk cetakan juga beragam ada yang model genteng kodok, genteng plentong/manthii, genteng garuda, genteng paris , dll. Sedangkan untuk finishing adanya yang hanya difinishing natural atau di glazuur transparan agar lebih terlihat lebih mengkilap.

 

2. Genteng Keramik

Genteng keramik pada dasarnya sama dengan genteng tanah liat hanya perbedaannya genteng keramik diproses di pabrik dengan peralatan modern sehingga kepresisian dan kekuatan , kerapihan lebih tinggi. Dan melalui proses pembakaran hingga 1200 derajat celcius sehingga tanah liat  berubah menjadi sangat keras menyerupai keramik lantai.Untuk Warna dan tekstur lebih beragam.

 

3. Genteng Beton

Genteng beton terbuat dari pasir, semen, dan fly ash. Semua bahan itu dicampur dengan air dan dicetak, lalu dikeringkan. Kekuatan genteng beton tentu dipengaruhi oleh kebersihan dan ukuran butiran pasir yang dipergunakan, serta semen sebagai bonding agent. Fly ash dibutuhkan sebagai filler untuk mengisi celah-celah di antara butiran pasir, sehingga didapatkan genteng yang lebih padat dan kuat. Genteng beton banyak terdapat di pasaran pada dua jenis bentuk: genteng beton gelombang dan genteng beton flat. Dibandingkan dengan genteng keramik, genteng beton memiliki kelemahan dan kelebihan. Kelebihannya adalah lebih kuat dan lebih ekonomis, sementara kelamahannya adalah bobotnya yang berat sehingga membebani struktur. Finishing genteng beton biasanya dilakukan dengan cat.

 

4. Genteng Metal

Genteng metal terbuat dari lembaran metal yang dipress dan berpola seperti genteng. Untuk ukuran biasanya sudah bermodul , dalam satu modul genteng metal, biasanya terdapat 2X5 pola cetakan genteng. Untuk menghilangkan permukaan metal yang mengkilap dan mengurangi daya hantar panas serta kebisingan pada waktu hujan, sebagian jenis genteng metal dilapisi dengan butiran pasir dan aspal yang direkatkan. Kemudian difinishing dengan cat di pabrik. Kelebihan genteng metal ini adalah bobotnya yang sangat ringan sehingga menghemat struktur. Ukurannya yang besar bisa mempercepat proses pemasangan. Kelemahannya adalah kemampuan insulasi panas dan kebisingan yang ditimbulkan pada waktu hujan, yang bagaimanapun juga masih belum sebaik genteng keramik dan genteng beton.

 

5. Genteng Kaca

Pemasangan material ini hanya pada bagian tertentu di atap. Jika anda menghendaki penerangan alami, gunakan genteng kaca di bagian tersebut. Umumnya jarang dipasang pada bagian depan rumah karena tidak cocok. Ukuran genteng kaca sama seperti genteng pada umumnya.Kelebihan jenis genteng kaca adalah, Bahannya yang bersifat transparan,Bisa memberikan pencahayaan alami di dalam rumah, Kaca memiliki kesan modern sehingga cocok dipadukan di rumah yang bergaya modern dan minimalis.Kelemahan jenis genteng kaca adalah Bahannya yang mudah pecah,Penggunaan yang berlebihan akan berakibat meningkatnya suhu ruangan di bawahnya.

 

6. Genteng Asbes

 

Genteng Asbes merupakan gabungan enam mineral silikat alam. Penutup atap dari bahan asbes sangat akrab dengan masyarakat, selain harganya murah dan pemasangannya mudah, karena atap asbes memiliki bobot yang ringan sehingga tidak membutuhkan konstruksi gording yang khusus.Kelebihan jenis genteng asbes ,Lebih murah dibandingkan genteng, Pemasangan relatif lebih mudah, dan Anda tidak membutuhkan banyak kayu reng

Kelemahan genteng asbes,penggunaan asbes sebagai atap rumah menurut para ahli kesehatan sebetulnya kurang baik karena dapat menyebabkan penyakit.Hal ini terjadi karena serat asbes dalam bentuk partikel mudah lepas dan beterbangan, sehingga bila terhirup penghuninya akan dapat menyebabkan penyakit kanker paru-paru.

 

Dari macam-macam material penutup atap rumah / genteng di atas, bisa menjadi acuan anda dalam memilih material penutup atap yang tepat untuk rumah anda. Tapi ada beberapa hal yang harus anda perhatikan ya, antara lain :

  1. Tahan penutup atap harus dapat bersifat isolasi yang cukup baik terhadap panas, dingin dan bunyi.
  2. Harus rapat terhadap air hujan/tidak tembus air.
  3. Tidak mengalami perubahan bentuk karena adanya pergantian/perubahan cuaca.
  4. Tidak terlalu banyak memerlukan perawatan.
  5. Tidak mudah terbakar.
  6. Bobotnya cukup ringan dan mempunyai kedudukan yang mantap setelah di pasang.
  7. Tahan lama